Sebanyak 130 peserta mengikuti Turnamen Tenis Kagama Cup di GOR Lembah Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 17–18 Oktober, turnamen tahunan yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama)...
Sebanyak 130 peserta mengikuti Turnamen Tenis Kagama Cup di GOR Lembah Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 17–18 Oktober, turnamen tahunan yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) ini memasuki penyelenggaraan ke-XIX dan menjadi ajang silaturahmi bagi alumni UGM melalui olahraga tenis. Dalam pembukaannya, turut dihadiri oleh Ketua Senat Akademik UGM, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, M.P.P., dan Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. Seremoni pembukaan turnamen ini turut dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, dan Ketua Dies Natalis ke-77 UGM, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum.
Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku ketua panitia, mengatakan bahwa kompetisi ini berawal dari keinginan alumni untuk berkumpul dan bermain tenis bersama. Kemudian, dikembangkan menjadi sebuah kompetisi agar lebih menarik dan meriah. “Kalau konteksnya pasti selalu reuni. Reuninya (dibarengi dengan) main tenis. Kalau cuma reuni main tenis, itu kurang gayeng, maka diadakanlah turnamen,” ujar Wikan.
Wikan menjelaskan turnamen ini bukan sekadar kompetisi yang menghasilkan pemenang sampai podium saja, melainkan tim yang menang akan menjadi delegasi tim tenis dari Kagama untuk berkompetisi antarikatan/keluarga alumni universitas di Indonesia. “Kalau jajaran pemenang, biasanya kita masukkan ke tim Kagama yang bertanding melawan keluarga alumni kampus lain. Jadi, kompetisi itu memang ada setiap tahun. Ini (KAGAMA CUP) tiap tahun, yang itu juga tiap tahun,” ungkapnya.
Direktur Kemahasiswaan Hempri Suyatna menyampaikan turnamen Tenis Kagama Cup merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara UGM dan keluarga alumni. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan olahraga, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama dalam berbagai kegiatan lainnya. “Saya kira kolaborasi ini tidak hanya berhenti di lapangan tenis, tetapi juga dalam berbagai bentuk kegiatan yang lain,” ujar Hempri saat membuka KAGAMA Tennis Cup 2026.
Wira, selaku Bendahara Tenis Kagama Cup 2026, menjelaskan bahwa turnamen tahun ini mempertandingkan tiga kategori, yakni kelompok usia 65 tahun ke atas (KU 65), 55 tahun ke atas (KU 55), serta kategori jumlah usia pasangan 85 tahun (KU 85). Ia mengatakan, turnamen berlangsung selama dua hari dengan sistem pertandingan yang berbeda pada setiap harinya.“Jadi, kita sistemnya hari pertama itu sistem grup. Satu pemain bisa main tiga sampai empat kali. Baru di hari kedua kita mulai masuk 16 besar. Nah, itu kita baru mulai masuk sistem gugur,” jelas Wira.
Dalam pelaksanaannya, panitia menggunakan empat lapangan outdoor di UGM dan empat lapangan indoor di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk mengakomodasi jumlah pertandingan. Sementara itu, pertandingan semifinal dan final dari ketiga kategori dijadwalkan berlangsung di GOR Lembah UGM pada hari kedua turnamen.
Wira juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini menghadapi tantangan dalam mencari sponsor di tengah kondisi ekonomi yang belum kondusif. Meski demikian, dukungan dan semangat kebersamaan para peserta membantu turnamen tetap terlaksana.“Tantangan untuk tahun ini memang cukup tricky untuk mencari sponsor karena kondisi ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Tetapi, dengan keguyuban peserta dan semboyan kami, ‘dari peserta untuk peserta’, kami mencoba bersama-sama. Ada yang mendukung bola, konsumsi, pertandingan, dan sebagainya,” ungkapnya.
Baginya, nilai utama turnamen ini bukan terletak pada besarnya hadiah atau kemeriahan acara, melainkan pada kesempatan untuk menjaga hubungan antar alumnus. Pertemuan tersebut bahkan dapat membuka peluang baru melalui pertukaran informasi dan pengalaman. “Kita tidak berharap hadiahnya lebih besar atau hospitality-nya seperti apa. Konsep utamanya adalah untuk menyambung silaturahmi,” tuturnya.
Disela kegiatan turnamen, Akhdiyat Duta Modjo, vokalis band Sheila on 7 sempat hadir menyaksikan langsung. Meski tidak ikut bertanding, Duta, demikian ia akrab disapa, sengaja menyaksikan sahabatnya yang merupakan teman satu angkatan saat kuliah di FTP UGM ikut bertanding. Apalagi belakangan ini Duta memiliki hobi main tenis lapangan dengan jadwal rutin latihan dua kali seminggu.
Penulis : M. Aidil Syahputra
Editor : Gusti Grehenson
foto : Aidil, Dok. Komunitas Tenis UGM
Artikel 130 Peserta Ramaikan Tenis Kagama Cup, Jadi Ajang Reuni sekaligus Unjuk Kebolehan pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.
Sumber: Universitas Gadjah Mada