Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Group Discussion) Penelitian Kemitraan Strategis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Balai Bahas...
Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Group Discussion) Penelitian Kemitraan Strategis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Balai Bahasa Provinsi DIY tentang Penerjemahan dan Adaptasi Budaya Dongeng Grimm sebagai Bahan Pengayaan Literasi Anak di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Gedung Muhammad Yamin, Lantai 2, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), UNY.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan kerja sama antara FBSB, UNY dan Balai Bahasa Provinsi DIY, lalu dilanjutkan dengan diskusi hasil penyuntingan terjemahan dongeng Grimm serta pembahasan tindak lanjut penelitian. Dalam sesi diskusi, penyunting memaparkan catatan penyuntingan bahasa Indonesia berdasarkan naskah terjemahan dongeng Grimm dari para mahasiswa sebagai hasil praktik mata kuliah Penerjemahan (Übersetzung) pada Prodi Pendidikan Bahasa Jerman, FBSB, UNY. Pembahasan juga mencakup berbagai tantangan dalam menerjemahkan dongeng dari bahasa Jerman ke dalam bahasa Indonesia, terutama dalam menjaga ketepatan makna sekaligus menyesuaikan unsur sosial budaya dan bahasa dengan karakteristik pembaca sasaran. Penyesuaian tersebut turut mempertimbangkan Pedoman Perjenjangan Buku dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Sebelum dimanfaatkan secara lebih luas, buku tersebut akan melalui uji keterbacaan untuk mengukur kualitas bacaan dan keberterimaannya di kalangan pelajar setingkat SMA. Hasil uji ini diharapkan menjadi bahan evaluasi agar buku yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pembaca sasaran.
Melalui kemitraan ini, Balai Bahasa Provinsi DIY dan UNY berharap dapat menghadirkan bahan bacaan sastra terjemahan yang berkualitas, relevan dengan konteks budaya Indonesia, serta mendukung pengayaan literasi anak dan remaja, khususnya di wilayah DIY.
Sumber: Balai Bahasa Provinsi DIY