Saatini Jogja AMP
Berita Jogja

Komisi C Tinjau Pembangunan Jalan Sermo–Klepu, Dorong Penyelesaian Infrastruktur untuk Warga Kulon Progo

Kulon Progo, dprd-diy.jogjaprov.go.id – Komisi C DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kunjungan ke Kalurahan Hargowilis dan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, untuk menindaklanju...

Oleh Tim Saat Ini

Kulon Progo, dprd-diy.jogjaprov.go.id – Komisi C DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kunjungan ke Kalurahan Hargowilis dan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kondisi ruas jalan provinsi Sermo–Klepu sekaligus memonitor perkembangan pembangunan ruas Tegalsari–Klepu, Kamis (8/10/2026).

KDD diawali dengan peninjauan kondisi ruas jalan serta dialog bersama pemerintah kalurahan. Komisi C menggali secara langsung sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat, antara lain progres pembangunan, kondisi badan jalan, kebutuhan drainase dan talud, titik longsor, hingga penerangan jalan umum (PJU).

Lurah Hargotirto, Tukiyo, menyampaikan bahwa pembangunan ruas Tegalsari–Klepu telah memasuki tahap akhir. Namun, masih terdapat sekitar dua kilometer ruas yang perlu diselesaikan serta sejumlah titik yang membutuhkan penyempurnaan, termasuk lokasi yang mengalami longsor.

Menurutnya, keberadaan ruas jalan tersebut sangat penting bagi mobilitas masyarakat karena menjadi salah satu akses menuju kawasan perkotaan Wates maupun Bandara Internasional Yogyakarta.

“Tinggal penyempurnaan, terutama di beberapa titik longsor. Kami berharap ada kebijakan agar jalan ini dapat segera diselesaikan secara maksimal karena sangat penting bagi mobilitas warga,” ujar Tukiyo.

Sementara itu, Lurah Hargowilis, Warsidi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi C DPRD DIY dan berbagai pihak terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya. Ia berharap pembangunan ruas Sermo–Klepu dapat dilengkapi dengan infrastruktur pendukung, khususnya drainase dan talud.

“Warga sangat senang dengan perhatian terhadap ruas jalan ini. Harapan kami, pembangunan juga memperhatikan drainase dan talud agar jalan dapat bertahan lebih lama,” ungkap Warsidi.

Dalam dialog tersebut, Anggota Komisi C, Cintya Amanda Labetta Arie Seno, S.H., M.H., menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik jalan, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan keberlanjutan jalan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Komisi C sangat mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung dan memperlancar mobilitas masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan Drs. H. Suwardi. Ia berharap pembangunan ruas jalan dapat terus berjalan dan diselesaikan dengan baik sehingga persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat dapat diminimalkan.

Selain kondisi jalan, Raden Inoki turut menyoroti kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik. Menurutnya, kelengkapan PJU menjadi bagian penting dalam mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada ruas Tegalsari–Klepu.

Anggota lainnya, Lilik Saiful Ahmad, S.P., menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari DPUPESDM DIY, progres pekerjaan jalan telah mencapai sekitar 90 persen. Tahapan pekerjaan mencakup pengaspalan dan pembangunan sejumlah elemen pendukung jalan.

Lilik juga menjelaskan bahwa pembangunan ruas tersebut sebelumnya menghadapi sejumlah kendala, termasuk persoalan perizinan pada kawasan yang berkaitan dengan wilayah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta adanya kondisi lapangan yang membutuhkan penanganan khusus.

Ia menilai penyelesaian jalan perlu dilakukan secara terintegrasi. Selain badan jalan, pembangunan talud, bangket dan saluran air juga harus diperhatikan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Jalan harus diselesaikan bersama infrastrukturnya. Talud, drainase, dan penerangan juga penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.”

Lilik menambahkan, pembangunan ruas jalan tersebut telah melalui proses panjang sejak beberapa tahun sebelumnya dan sempat mengalami penghentian akibat pandemi Covid-19. Karena itu, pihaknya berharap pekerjaan dapat kembali berjalan optimal hingga tuntas.

“Info dari PU DIY, semoga pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Jangan sampai saluran air dan talud terlambat dibangun karena bisa mempengaruhi ketahanan jalan. Ini semua demi masyarakat,” ujarnya. (fr/cc)

The post Komisi C Tinjau Pembangunan Jalan Sermo–Klepu, Dorong Penyelesaian Infrastruktur untuk Warga Kulon Progo appeared first on DPRD DIY.

Sumber: DPRD DIY