Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melantik 61 dokter baru dalam acara Pelantikan Dokter Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di...
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melantik 61 dokter baru dalam acara Pelantikan Dokter Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Ruang Utama Lantai 1 Grha Sabha Pramana, Selasa (20/10).
Dari keseluruhan dokter yang dilantik, sebanyak 38 dokter merupakan perempuan, sedangkan 23 lainnya ialah laki-laki. Pada periode ini, para lulusan memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) rata-rata 3,72 dengan rerata masa studi dari jenjang sarjana hingga profesi selama 5 tahun 8 bulan. Adapun lulusan terbaik pada pelantikan periode ini diraih oleh dr. Dzaki Muhammad Raafi dengan IPK 3,9. Tercatat, saat ini FK-KMK UGM telah meluluskan sebanyak 11.436 dokter yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Yodi melanjutkan, dalam segala keadaan, setiap dokter mesti memegang teguh etika profesi dan mengedepankan kemanusiaan. Sebagai alumni UGM, ia juga menegaskan bahwa para dokter baru membawa nama almamater dengan menjaga nama baik dan tetap mencintai kampus.“Juga, kami mengucapkan terima kasih kepada segenap dosen dan tenaga pendidik yang telah mendampingi proses pendidikan para dokter baru,” sambungnya. Tak lupa, ia juga mengapresiasi wahana pendidikan, seperti RSA UGM dan Rumah Sakit Sardjito, yang telah memberikan ruang belajar sekaligus teladan pengabdian bagi para dokter baru.
Sementara itu, Ketua Periode I Sumpah Dokter Tahun Akademik 2026/2027, dr. Chrysanta Hizkiana Simangunsong, mengatakan bahwa berbagai pengalaman selama menempuh pendidikan sarjana hingga profesi telah membentuk para dokter baru menjadi pribadi yang tangguh dan pantang menyerah. Terlebih, selama menjalani masa koas, mereka dihadapkan pada beragam tugas dan tanggung jawab yang menuntut ketekunan dan keuletan.
Meski begitu, sambung Chrysanta, perjalanan panjang tersebut terasa lebih ringan berkat kehadiran teman-teman yang saling menemani dan mendukung. “Ada yang saling membantu, menemani setelah selesai jaga, dan inilah yang membuat perjalanan ini (studi) terasa menyenangkan,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Chrysanta berpesan bahwa meski telah resmi dilantik sebagai dokter, setiap lulusan akan menempuh perjalanan hidup dan karier yang berbeda-beda. Apapun jalan yang dipilih, ia berharap agar setiap dokter baru dapat menemukan kebahagiaan sekaligus makna dalam perjalanan tersebut. “Setelah ini mungkin kita jalan ke arah yang berbeda. Ada yang mungkin sudah tahu mau melanjutkan spesialis apa, mengabdi di berbagai daerah, menekuni penelitian dan pendidikan. Semoga kita bisa tetap menemukan kebahagiaan dan makna di setiap perjalanan yang kita pilih kelak,” tuturnya.
Penulis : Agito Sitepu
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Humas FK-KMK
Artikel Lantik 61 Dokter Baru, UGM Ingatkan Pentingnya Pengabdian dan Etika Profesi pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.
Sumber: Universitas Gadjah Mada