Mahasiswa Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa,Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Gadjah Mada, Hana Loka Kusuma Prameswari, menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam Asia Pacific Lead...
Mahasiswa Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa,Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Gadjah Mada, Hana Loka Kusuma Prameswari, menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam Asia Pacific Leaders Summit (APLS) 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 24–26 September 2026. Dalam forum kepemudaan internasional tersebut, Hana memperkenalkan Tari Merak Indonesia melalui rangkaian cultural exchange dan meraih Juara 3 Young Leaders Speak-Up Forum tingkat Asia Pasifik.
Selain itu, Perempuan kelahiran Wonogiri tahun 2003 tersebut menjadi bagian dari 25 pemimpin muda yang berasal dari 11 negara dalam program kepemimpinan internasional yang diselenggarakan oleh Asia Pacific Leaders Initiative under Studec International.
APLS 2026 mempertemukan delegasi dari Indonesia, Tajikistan, Senegal, Malaysia, Kamboja, Jepang, Timor-Leste, Brunei Darussalam, Pakistan, Thailand, dan Nigeria. Selama tiga hari, para delegasi mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang mencakup konferensi kepemimpinan, diskusi, kolaborasi kelompok, forum kepemudaan, pertukaran budaya, hingga networking lintas negara.
Membawa Tari Merak ke Panggung Internasional
Pada pembukaan APLS 2026, Hana mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui penampilan Tari Merak Indonesia dalam rangkaian cultural exchange. Tidak hanya menampilkan tarian, Hana juga berkesempatan menceritakan latar belakang Tari Merak Indonesia kepada para delegasi dari berbagai negara.
Bagi Hana yang memiliki latar belakang di bidang seni pertunjukan, kesempatan tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman akademik dan kebudayaannya. “Saya ingin membawa seni dan budaya Indonesia ke ruang yang lebih luas. Bagi saya, budaya bukan hanya sesuatu yang dipertunjukkan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk belajar, berkolaborasi, dan membangun hubungan dengan orang lain,” ujar Hana, Rabu (7/10).
Raih Juara 3 Young Leaders Speak-Up
Selain berpartisipasi dalam cultural exchange, Hana Loka juga mengikuti Young Leaders Speak-Up Forum, salah satu agenda APLS 2026 yang menjadi wadah bagi para delegasi untuk menyampaikan gagasan, perspektif, dan potensi kepemimpinan melalui pidato individual singkat.
Dalam forum tersebut, para delegasi didorong untuk menyampaikan gagasan atau inisiatif yang berkaitan dengan kepemimpinan, inovasi, keberlanjutan, dan dampak positif.
Melalui gagasan tersebut, Hana menyoroti bagaimana seni dan budaya lokal dapat ditempatkan sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembangunan masyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal identitas budaya, mengembangkan kreativitas, serta mengambil peran di lingkungannya.
Dalam kompetisi tersebut, Hana berhasil meraih Juara 3 Young Leaders Speak-Up Forum tingkat Asia Pasifik. Juara pertama diraih oleh delegasi Nigeria, sedangkan posisi kedua diraih oleh delegasi Kamboja.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu pengalaman penting bagi Hana dalam membawa perspektif seni dan budaya Indonesia ke forum kepemudaan internasional.
Menghubungkan Seni, Pendidikan, dan Kepemimpinan
Keikutsertaan Hana dalam APLS 2026 juga menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sebagai mahasiswa Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM. Menurut Hana, pendidikan seni memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi terhadap isu kepemudaan dan pembangunan.
Gagasan tersebut menjadi semakin relevan ketika ditempatkan dalam konteks generasi muda yang hidup di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat. Bagi Hana, pemahaman terhadap budaya dapat menjadi salah satu pijakan bagi generasi muda untuk mengenali identitas sekaligus menentukan cara mereka berkontribusi di masyarakat.
Membangun Jejaring Lintas Negara
Selain mengikuti Young Leaders Speak-Up Forum, selama APLS 2026 Hana bersama delegasi lainnya mengikuti berbagai kegiatan kepemimpinan dan kolaborasi. Hari pertama diawali dengan Flag Parade yang menampilkan bendera dari 11 negara peserta, kemudian dilanjutkan dengan Opening Remarks serta sesi kepemimpinan bertajuk “Ignite Your Inner Drive”.
Rangkaian APLS 2026 kemudian ditutup dengan cultural excursion ke sejumlah destinasi di Malaysia, termasuk Batu Caves, Harriston Boutique, dan Petronas Twin Towers.
Bagi Hana, pengalaman tersebut memberikan kesempatan untuk bertukar perspektif dengan pemuda dari berbagai latar belakang budaya dan negara. Keikutsertaannya dalam APLS 2026 sekaligus memperkuat keyakinannya bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kebudayaan sekaligus mengembangkan cara-cara baru untuk memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui pengalaman tersebut, Hana berharap seni dan budaya Indonesia dapat semakin banyak hadir dalam ruang-ruang internasional, bukan hanya sebagai bentuk pertunjukan, tetapi sebagai medium pendidikan, kolaborasi, dan kontribusi sosial.
Penulis : Zabrina Kumara
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Hana Loka Kusuma Prameswari
Artikel Mahasiswa UGM Kenalkan Tari Merak dan Raih Juara Young Leader Speak-Up di Forum APLS Malaysia pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.
Sumber: Universitas Gadjah Mada