PSIM Yogyakarta gagal meraih poin setelah kalah 0-1 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC akibat kartu merah Ze Valente yang mengubah jalannya pertandingan. Gol tunggal Moussa Sidibe pada menit ke-59 memastikan kemenangan tuan rumah, sementara PSIM kini tertahan di papan bawah klasemen Super League.
JAKARTA, jogja.saatini.com - PSIM Yogyakarta gagal meraih poin setelah kalah 0-1 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League, Selasa (20/10/2026).
Bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, Laskar Mataram harus mengakui keunggulan tuan rumah dan kini tertahan di papan bawah klasemen.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, itu menjadi ujian berat bagi PSIM.
Kartu merah yang diterima Ze Valente pada menit ke-27 membuat tim asal Yogyakarta tersebut harus melanjutkan pertandingan dengan jumlah pemain lebih sedikit.
Situasi itu dimanfaatkan Bhayangkara untuk meningkatkan tekanan. Meski harus menunggu hingga babak kedua, tuan rumah akhirnya mampu memecah kebuntuan melalui Moussa Sidibe pada menit ke-59.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan ini. Bhayangkara pun mengamankan tiga poin penting, sedangkan PSIM kembali gagal menambah koleksi angka di klasemen Super League.
PSIM menghadapi situasi sulit setelah Ze Valente diusir wasit pada menit ke-27. Kehilangan satu pemain membuat Laskar Mataram harus menyesuaikan strategi untuk menjaga keseimbangan permainan sekaligus meredam serangan Bhayangkara.
Keunggulan jumlah pemain memberikan keuntungan bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tim tuan rumah terus berusaha memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari gol pembuka.
Usaha Bhayangkara akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59. Moussa Sidibe sukses memperdaya kiper PSIM, Cahya Supriadi, untuk membawa timnya unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Bhayangkara berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Hasil ini memastikan PSIM pulang tanpa membawa poin dari Bandar Lampung.
Kekalahan tersebut membuat posisi PSIM di klasemen semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data klasemen yang menyertai hasil pertandingan, PSIM berada di peringkat ke-17 dengan koleksi satu poin.
Kemenangan atas PSIM memberikan tambahan tiga poin bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tim tersebut kini mengoleksi 10 poin dan menempati peringkat keempat klasemen sementara Super League.
Sebaliknya, PSIM masih harus bekerja keras untuk memperbaiki posisinya. Dengan baru mengumpulkan satu poin dan berada di urutan ke-17, Laskar Mataram membutuhkan hasil positif pada pertandingan berikutnya agar tidak semakin tertinggal dari tim-tim lain.
Kondisi ini membuat upaya pembenahan permainan menjadi penting bagi PSIM, terutama dalam menjaga kedisiplinan dan menghindari kehilangan pemain akibat kartu merah.
Meski demikian, perjalanan kompetisi masih berlangsung. PSIM memiliki kesempatan untuk memperbaiki perolehan poin, tetapi harus mampu memaksimalkan pertandingan berikutnya.
Sementara itu, persaingan di papan atas klasemen Super League turut mengalami perubahan setelah Dewa United FC mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 2-0 pada Selasa (20/10/2026).
Bertanding di Stadion Internasional Banten, Serang, Dewa United harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan. Nick Kuipers membuka keunggulan pada menit ke-79, sebelum Pedro menambah gol pada masa injury time.
Tambahan tiga poin mengantarkan Dewa United ke puncak klasemen dengan koleksi 14 poin. Sebaliknya, Persijap Jepara masih terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.
Hasil tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan di Super League, baik dalam perebutan posisi teratas maupun perjuangan tim-tim yang berada di papan bawah.
Pertandingan lainnya mempertemukan Isenmulang Kalteng FC dan Java United di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1.
Isenmulang sempat memimpin pada menit ke-59 melalui Kenji Nishioka. Gol tersebut tercipta setelah ia memanfaatkan bola hasil tendangan bebas Vinicius Baiano.
Namun, keunggulan Isenmulang tidak bertahan lama. Java United menyamakan kedudukan sembilan menit kemudian melalui Gustavo Almeida.
Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan selesai. Hasil ini membuat Isenmulang naik satu tingkat ke peringkat ke-16 dengan koleksi dua poin, sedangkan Java United berada di posisi ke-10 dengan enam poin.
Berikut hasil tiga pertandingan Super League yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026):
Kekalahan PSIM menjadi salah satu hasil penting pada pekan pertandingan tersebut. Laskar Mataram gagal menambah poin setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-27, sementara Bhayangkara berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan kemenangan.
PSIM kini dituntut segera bangkit dan memperbaiki performa agar bisa keluar dari papan bawah klasemen Super League.