Gunungkidul — Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan pembinaan kepegawaian kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh personel di lingkungan Kapanewon Tanjungsari. Dalam pertemuan yang digelar sejak jam 6 pagi hari di ruang rapat Kapanewon Tanjungsari, Kamis, (5/11/2026) tersebut, Bupati secara khusus menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sederhana, menjauhi perilaku pamer kekayaan (flexing), serta membudayakan gemar menabung sebagai bekal investasi masa depan.

Bupati menegaskan bahwa pola hidup wajar dan sederhana bukan sekadar anjuran moralitas, melainkan pondasi penting bagi aparatur negara untuk menumbuhkan kepekaan sosial. Dengan menjalani kehidupan yang bersahaja, aparatur dinilai akan lebih tulus dalam memahami dan merasakan kondisi nyata yang dialami oleh masyarakat di sekitarnya.

“Pola hidup yang sederhana itu akan melahirkan empati. Kalau kita sederhana, kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh warga masyarakat kita,” tegas Bupati di hadapan jajaran Kapanewon Tanjungsari.

Selain membangun empati, Bupati menggarisbawahi bahwa hidup hemat merupakan bentuk investasi jangka panjang yang krusial bagi pendidikan anak dan ketahanan keluarga. Menurutnya, orang tua memikul tanggung jawab besar untuk melahirkan generasi penerus yang mandiri, berkarakter kuat, serta memiliki taraf kehidupan dan pendidikan yang lebih baik. Pola pengasuhan pun harus didukung dengan keteladanan orang tua dalam membatasi konsumsi barang-barang yang tidak esensial hanya demi prestise.

Bupati juga mengingatkan jajarannya agar memiliki manajemen keuangan yang sehat dan tertib. Kebiasaan menabung harus kembali dibiasakan agar penghasilan tidak langsung habis tanpa perencanaan yang jelas. Pengelolaan keuangan yang cermat dinilai menjadi benteng utama agar para pegawai dan keluarganya terhindar dari jeratan utang, terutama bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol) yang belakangan ini telah memicu banyak persoalan sosial hingga keretakan rumah tangga di tengah masyarakat.

Melalui pembinaan ini, Bupati berharap seluruh jajaran pemerintah di tingkat kapanewon dapat menjaga marwah, disiplin, dan kehormatan korps pegawai dengan memperlihatkan gaya hidup yang jujur, bersahaja, serta berfokus pada peningkatan mutu pelayanan publik bagi warga.

Sumber: Pemkab Gunungkidul