Universitas Gadjah Mada berhasil mengirimkan sebanyak 43 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 tahun 2026 di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, pada 2–7 November mendatang. Capaian ini menempatkan UGM sebagai perguruan tinggi dengan jumlah tim lolos PIMNAS terbanyak secara nasional.
Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi mahasiswa, dosen pembimbing, dosen pembina, serta dukungan dari fakultas. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendorong kreativitas dan prestasi mahasiswa di tingkat nasional.
“Banyaknya PKM yang lolos PIMNAS ini merupakan hasil dari kolaborasi antara mahasiswa, pembimbing, pembina, dan dukungan dari fakultas. Harapannya, dengan waktu yang tidak panjang ini, tim bisa mempersiapkan diri sehingga mencapai prestasi maksimal di PIMNAS ke-39,” ujar Hempri saat diwawancara, Jumat (16/10).
Untuk mempertahankan capaian tersebut, UGM terus memperkuat proses pembinaan mahasiswa di tingkat universitas maupun fakultas. Hempri menjelaskan, strategi pembinaan juga dilakukan melalui evaluasi berkelanjutan agar proses pendampingan dapat terus ditingkatkan.
“Strategi khusus, ya, kita lebih meningkatkan proses pembinaan di level universitas dan fakultas, serta selalu belajar dan mengevaluasi atas apa yang dilakukan,” katanya.
Selain pembinaan, Direktorat Kemahasiswaan UGM juga memberikan berbagai bentuk dukungan untuk menunjang pelaksanaan program mahasiswa. Dukungan tersebut meliputi pembinaan, insentif prestasi, bantuan dana, serta fasilitasi berbagai kebutuhan yang mendukung kelancaran kegiatan.
Menurut Hempri, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen UGM untuk memfasilitasi pengembangan talenta dan kreativitas mahasiswa. Dengan dukungan yang diberikan, mahasiswa diharapkan dapat mengoptimalkan potensi dan mempersiapkan karya mereka untuk bersaing di tingkat nasional.
Pada PIMNAS ke-39, UGM menargetkan dapat kembali meraih gelar juara umum dan membawa kembali piala Adikarta Kertawidya. Hempri berharap banyaknya tim yang berhasil lolos dapat menjadi modal untuk mencapai hasil terbaik dalam kompetisi tersebut. “Harapannya UGM bisa meraih juara umum lagi. Dengan modal tim yang banyak, harapannya mereka bisa tampil maksimal di PIMNAS ke-39 nanti,” ungkapnya.
Tahun ini, sebanyak 43 tim UGM yang lolos terdiri atas sembilan skema PKM, yakni PKM Kewirausahaan (PKM-K) sebanyak tiga tim, PKM Karsa Cipta (PKM-KC) sembilan tim, PKM Karya Inovatif (PKM-KI) dua tim, PKM Penerapan IPTEK (PKM-PI) tiga tim, PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) tiga tim, PKM Riset Eksakta (PKM-RE) 11 tim, PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) delapan tim, PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) tiga tim, serta PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT) satu tim.
Dengan persiapan yang terus dilakukan melalui pendampingan dan dukungan lintas unit, UGM berharap seluruh tim dapat memaksimalkan potensi masing-masing. Partisipasi dalam PIMNAS tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, riset, dan inovasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penulis : M. Aidil Syahputra
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Humas UGM
Artikel 43 Tim PKM UGM Siap Berlaga di PIMNAS Ke-39 pertama kali tampil pada Universitas Gadjah Mada.
Sumber: Universitas Gadjah Mada
Tinggalkan Komentar