Sleman, dprd-diy.jogjaprov.go.id – Komisi D DPRD DIY mengapresiasi rampungnya pembangunan fasilitas tempat wudu khusus perempuan di Masjid Al-Huda Bolu, Seyegan, Sleman, yang didukung hibah Pemerintah Daerah DIY sebesar Rp25 juta melalui Biro Bina Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda DIY. Pembangunan tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan jamaah, khususnya perempuan, dalam menjalankan ibadah.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam pemantauan lapangan Komisi D di Masjid Al-Huda Bolu, Selasa (29/9/2026). Kegiatan dipimpin Wakil Ketua Komisi D, Anton Prabu Semendawai, S.H., M.Kn., bersama anggota Komisi D, Rahayu Widi Nuryani, S.H., M.H., serta jajaran Biro Kesra Setda DIY, perangkat kalurahan, dan tokoh masyarakat setempat.
Anggota Komisi D DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mengapresiasi penyelesaian pembangunan fasilitas wudu khusus perempuan yang telah rampung. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah.
“Kami mengapresiasi pembangunan tempat wudu khusus putri yang telah selesai. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh jamaah, khususnya perempuan, sehingga semakin nyaman dalam menjalankan ibadah,” ujar Rahayu.
Selain memastikan hasil pembangunan, Rahayu juga memberikan apresiasi kepada pengurus takmir dan panitia yang telah menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana hibah secara tertib dan tepat waktu.
Menurutnya, ketertiban administrasi dan pertanggungjawaban merupakan bagian penting dalam pemanfaatan bantuan pemerintah. Dengan demikian, penggunaan dana hibah dapat dipertanggungjawabkan sesuai peruntukannya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D, Anton Prabu Semendawai, menyoroti keterbatasan nilai hibah sebesar Rp25 juta di tengah kenaikan harga bahan bangunan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus dalam menyelesaikan pembangunan fasilitas masjid.
“Dengan nilai hibah Rp25 juta, tentu ada tantangan dalam menyelesaikan pembangunan, terlebih harga bahan bangunan terus mengalami kenaikan. Namun, kami mengapresiasi pengurus takmir dan panitia yang telah berupaya menyelesaikan pembangunan dengan dukungan masyarakat,” ujar Anton.
Anton berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh jamaah Masjid Al-Huda Bolu.
Ketua Takmir Masjid Al-Huda Bolu, Boiman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan hibah Pemerintah Daerah DIY serta perhatian Komisi D DPRD DIY terhadap pembangunan fasilitas masjid.
Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan karena membantu pengurus dalam meningkatkan sarana peribadatan bagi masyarakat. Menurutnya, hibah tersebut telah dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas wudu khusus perempuan.
Melalui pemantauan lapangan ini, Komisi D DPRD DIY menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pemanfaatan hibah pemerintah daerah agar bantuan digunakan sesuai peruntukan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rampungnya pembangunan fasilitas wudu putri Masjid Al-Huda Bolu diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sarana peribadatan sekaligus memperkuat kemanfaatan program hibah pemerintah daerah bagi masyarakat di Kabupaten Sleman. (nwb/lz)
The post Komisi D Apresiasi Pemanfaatan Hibah untuk Fasilitas Wudu Putri Masjid Al-Huda Bolu appeared first on DPRD DIY.
Sumber: DPRD DIY
Tinggalkan Komentar